MENU
Menag Sampaikan Selamat Hari Raya Nyepi
WA FB
Nasional

Menag Sampaikan Selamat Hari Raya Nyepi

G Editor : Gunawan Purba | 19 Mar 2026 | 13:50 WIB
Menag Sampaikan Selamat Hari Raya Nyepi
Menag, Nasaruddin Umar (Situs Kemenag)

Jakarta, Sinata.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni dalam keberagaman.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya mengucapkan Selamat Hari Suci Nyepi,” ujar Menag di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, perayaan Nyepi tahun ini memiliki makna khusus karena berlangsung di tengah bulan Ramadan serta berdekatan dengan Idulfitri 1447 Hijriah. Ia menilai, pertemuan dua momen keagamaan tersebut menjadi simbol kuat kebersamaan lintas iman.

Menag menegaskan, semangat Vasudhaiva Kutumbakam—yang berarti satu bumi, satu keluarga—menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk mempererat persatuan bangsa.

Nilai tersebut, lanjutnya, tercermin dalam ajaran Catur Brata Penyepian yang dijalankan umat Hindu saat Nyepi.

Melalui Amati Geni, umat diajak menahan amarah dan ego. Amati Karya menjadi momen berhenti dari aktivitas untuk refleksi diri. Sementara Amati Lelungan mengajarkan untuk tidak bepergian demi menjaga keseimbangan alam, dan Amati Lelanguan mendorong pengendalian diri dari hiburan duniawi.

Menag menilai, praktik Nyepi bukan hanya ibadah personal, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap alam semesta. Dengan memberi ruang bagi alam untuk “bernapas”, manusia turut menjaga keseimbangan kehidupan.

Ia optimistis, nilai kebersamaan tersebut akan terus memperkuat peran umat Hindu dalam menjaga kerukunan dan kohesi sosial di Indonesia.

“Semoga Ida Sanghyang Widhi Wasa melimpahkan kedamaian, kesehatan, dan kesejahteraan bagi kita semua,” tutupnya. (A18)

Sumber: Situs Kemenag

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.