“Sejak hari ini, tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pengungsian. Bantuan DTH telah disalurkan kepada 112 rumah tangga dan akan terus diupayakan bagi keluarga lainnya,” ujar Jonius.
Pemkab Taput menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara terpadu, guna memulihkan kehidupan masyarakat serta mendorong kondisi yang lebih baik dibandingkan sebelum bencana.
Sementara itu, berdasarkan hasil perbincangan awak media Sinata.id dengan sejumlah warga terdampak, masyarakat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri, Pempov Sumut, serta Pemkab Taput atas diresmikannya hunian sementara tersebut.
Warga mengaku mengalami banyak keterbatasan selama berada di pengungsian dan berharap proses pemulihan terus berlanjut hingga hunian permanen dapat ditempati. (ramses)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.