Saat teduh ini menegaskan bahwa Firman Tuhan adalah sumber hidup yang menerangi perjalanan iman. Hidup yang berakar pada Firman akan membentuk kewaspadaan, ketaatan, dan pengharapan yang benar.
Dengan demikian, setiap orang percaya dipanggil untuk terus hidup setia dan berkenan, sambil mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan. (A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.