MENU
Menko PMK Serahkan Stimulan Rumah Rusak di Tarutung, Ini Rinciannya
WA FB
Regional

Menko PMK Serahkan Stimulan Rumah Rusak di Tarutung, Ini Rinciannya

J Editor : Jansen Siahaan | 13 Feb 2026 | 14:58 WIB
Menko PMK Serahkan Stimulan Rumah Rusak di Tarutung, Ini Rinciannya
Menko PMK, Pratikno menyampaikan sambutannya. (istimewa)

Taput, Sinata.id — Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Hal itu disampaikannya dalam acara penyerahan bantuan stimulan rumah rusak oleh Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia di Aula Martua, Kantor Bupati Taput, Tarutung, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menko PMK, Pratikno. Ia didampingi Kepala Staf Umum TNI, Richard Tampubolon, yang sebelumnya disambut Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan, di Bandara Silangit. Sejumlah pejabat tinggi negara turut mengikuti kegiatan secara virtual, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala BNPB Suharyanto.

Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah kepada masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa bantuan stimulan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga.

“Hari ini menjadi momentum penuh harapan. Kehadiran pemerintah pusat menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemulihan melalui bantuan stimulan rumah rusak,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia beserta jajaran kementerian/lembaga, TNI, dan Polri atas langkah cepat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Apresiasi turut diberikan kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut) yang dinilai konsisten mendampingi pemerintah daerah sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan dan sedang kepada 17.272 kepala keluarga yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat (Sumbar). Dari Kabupaten Taput, sebanyak 86 penerima hadir secara langsung sebagai perwakilan masyarakat terdampak.

Menurut JTP Hutabarat, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan material, melainkan simbol harapan dan awal kebangkitan masyarakat pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Taput berkomitmen melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan guna memastikan dana stimulan dimanfaatkan secara tepat sasaran, sesuai ketentuan, serta benar-benar meningkatkan kualitas hunian masyarakat penerima manfaat.

Mengakhiri sambutannya, JTP Hutabarat mengajak seluruh daerah terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk tetap optimistis dan tangguh menghadapi tantangan. Ia menegaskan bahwa bencana tidak boleh melemahkan semangat, melainkan harus memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai fondasi untuk bangkit lebih kuat.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.