MENU
Menutup Tahun dengan Penyerahan Diri dan Ucapan Syukur
WA FB
Religi

Menutup Tahun dengan Penyerahan Diri dan Ucapan Syukur

F Editor : Ferry SP Sinamo | 30 Dec 2025 | 05:02 WIB
Menutup Tahun dengan Penyerahan Diri dan Ucapan Syukur
Pdt. Manser Sagala, M.Th

Menutup Tahun dengan Penyerahan Diri dan Ucapan Syukur: Kunci Damai Sejahtera Menyongsong Tahun Baru dalam Iman Oleh: Pdt Manser Sagala, M.Th Menutup tahun dengan sikap penyerahan diri dan ucapan syukur adalah cara terbaik untuk menghormati penyertaan Tuhan di masa lalu sekaligus melangkah dengan iman ke masa depan. ​Berikut adalah penjelasan mengenai makna penyerahan diri dan ucapan syukur di akhir tahun .

*​1. Makna Penyerahan Diri (Surrender)*

​Penyerahan diri berarti mengakui bahwa kita tidak memegang kendali penuh atas hidup kita. Di akhir tahun, kita sering kali merasa lelah dengan beban rencana yang gagal atau kuatir akan tahun yang baru. ​Melepaskan Kendali: Menyerahkan segala kekhawatiran dan rencana masa depan ke dalam tangan Tuhan yang berdaulat. ​Ketaatan Total: Mengatakan "Jadilah kehendak-Mu" atas setiap aspek hidup kita (karir, keluarga, dan kesehatan). ​Dasar Firman Tuhan: ​"Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak." (Mazmur 37:5) ​"Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7)

​ *2. Makna Ucapan Syukur (Gratitude)*

​Mengucap syukur di akhir tahun bukan hanya karena kita menerima hal-hal baik, tetapi juga karena kita menyadari bahwa Tuhan hadir dalam lembah kekelaman sekalipun.

Syukur adalah pengakuan bahwa setiap napas dan kesempatan adalah anugerah. ​Mengingat Kebaikan Tuhan (Eben-Haezer): Menyadari bahwa "Sampai di sini TUHAN menolong kita" (1 Samuel 7:12). ​Syukur dalam Segala Hal: Tetap bersyukur meski tahun ini terasa berat, karena karakter kita dibentuk melalui tantangan.

​Dasar Firman Tuhan: ​"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18) ​"Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (Mazmur 103:2)

*​3. Menghubungkan Keduanya:*

Jembatan Menuju Tahun Baru ​Ketika kita menggabungkan penyerahan diri dengan ucapan syukur, kita menciptakan damai sejahtera yang melampaui segala akal. Kita tidak lagi terbelenggu oleh penyesalan masa lalu atau ketakutan akan masa depan. ​Cara Mempraktikkannya: ​Evaluasi dengan Kasih Karunia: Lihatlah kegagalan tahun ini bukan sebagai akhir, tapi sebagai cara Tuhan mendidik.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.