Membangun Mezbah Syukur: Tuliskan minimal 5 hal besar yang Tuhan lakukan tahun ini. Doa Penyerahan: Berdoa secara spesifik menyerahkan tanggal-tanggal di tahun depan ke dalam tangan Tuhan. Dasar Firman Tuhan: "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Filipi 4:6)
*Kesimpulan* Menutup tahun dengan penyerahan diri berarti kita berhenti mengandalkan kekuatan sendiri, dan menutupnya dengan syukur berarti kita mengakui kesetiaan Tuhan. Dengan sikap hati ini, kita tidak memasuki tahun baru dengan beban, melainkan dengan kekuatan baru.
Saya Pdt Manser Sagala MTh mengajak kita semua orang percaya pada Yesus Kristus untuk berserah dan bersyukur atas pernyataan Tuhan Dalam hidup.
Menutup tahun bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, melainkan momentum rohani untuk menata kembali hati di hadapan Tuhan. Ketika kita memilih berserah penuh kepada kehendak-Nya dan mengucap syukur atas setiap proses hidup, maka damai sejahtera Kristus akan memerintah dalam hati kita.
Mari kita melangkah ke tahun yang baru bukan dengan ketakutan atau beban masa lalu, tetapi dengan iman, pengharapan, dan keyakinan bahwa Tuhan yang setia di tahun ini, tetap setia untuk masa depan. “Sampai di sini Tuhan menolong kita, dan Dia akan tetap menyertai langkah kita ke depan.”
Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua.(A27).
Cp konseling 0811762709 Pdt Manser Sagala MTh
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.