Jakarta, Sinata.id — Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Partai Demokrat menerima sejumlah anggota baru dari kalangan tokoh masyarakat keturunan Tionghoa.
Salah satu yang turut bergabung ialah motivator dan pengusaha Merry Riana dalam kegiatan partai yang berlangsung di Jakarta.
Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk mendukung pembangunan nasional. Menurutnya, arah kebijakan pembangunan pemerintah selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila berbagai kelompok masyarakat terlibat aktif, baik dalam proses politik maupun dalam kegiatan sosial dan ekonomi,” kata Ketua Umum Partai Demokrat ini.
Sementara itu, Merry menyampaikan bahwa keputusannya bergabung dengan Partai Demokrat dilandasi keinginan untuk berkontribusi secara langsung bagi pembangunan bangsa. Ia menilai keterlibatan dalam partai politik dapat menjadi ruang untuk memperluas dampak positif dari gagasan serta program yang selama ini dijalankannya.
Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa. Disebutkan, momentum menjelang Imlek menjadi saat yang tepat untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan optimisme bersama.
Kegiatan penerimaan anggota baru tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi internal partai sekaligus upaya membuka ruang partisipasi politik yang lebih luas bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Partai Demokrat menyatakan kehadiran tokoh-tokoh baru diharapkan dapat memperkaya gagasan, memperluas jaringan sosial, serta mendorong terwujudnya politik yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan rakyat. (SN9)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.