Peristiwa tragis ini bermula saat korban tengah menggelar acara hajatan pernikahan. Sekelompok orang datang dan meminta uang yang disebut sebagai “jatah preman”.
Korban sempat memberikan Rp100 ribu. Namun, ketika pelaku kembali meminta tambahan Rp500 ribu dan tidak dipenuhi, terjadi keributan yang berujung pengeroyokan. Korban dipukul menggunakan bambu hingga mengalami luka fatal di bagian kepala. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.