Menanggapi polemik tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengatakan pihaknya telah memanggil kepala sekolah dan tim pendamping lomba dari SMAN 1 Pontianak untuk membahas persoalan tersebut.
Ia menyarankan agar pihak sekolah mengikuti prosedur resmi dengan mengajukan peninjauan ulang kepada panitia penyelenggara.
Meski demikian, pihak sekolah disebut menerima hasil perlombaan dan berharap evaluasi dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada kompetisi berikutnya. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.