MENU
Mudik Lebaran 2026 Disiapkan Lebih Aman, Kemenhub Siapkan Ratusan Bus...
WA FB
Nasional

Mudik Lebaran 2026 Disiapkan Lebih Aman, Kemenhub Siapkan Ratusan Bus Gratis

R Editor : Redaksi Sinata | 09 Feb 2026 | 19:43 WIB
Mudik Lebaran 2026 Disiapkan Lebih Aman, Kemenhub Siapkan Ratusan Bus Gratis
Ilustrasi. (Pegadaian)

Jakarta, Sinata.id — Pemerintah mulai memanaskan mesin mudik Lebaran 2026. Di tengah potensi lonjakan jutaan pergerakan orang, Kementerian Perhubungan menyiapkan “jalur aman” bagi masyarakat lewat program mudik gratis dengan dukungan ratusan armada bus dan perluasan rute tujuan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) memastikan skema ini kembali digelar setelah dinilai efektif menekan kepadatan dan meningkatkan keselamatan perjalanan pada musim mudik sebelumnya.

“Secara umum, program mudik gratis tahun ini disiapkan untuk ribuan peserta dengan ratusan bus. Tujuannya mencakup Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Sumatera, dan ada tambahan rute baru,” ujar Plt Sesditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ernita Titis Dewi, Senin (9/2/2026).

Meski belum mengumumkan jumlah kursi, Ditjen Hubdat menegaskan saat ini prioritas diarahkan pada kesiapan armada dan infrastruktur. Seluruh tahapan dipusatkan pada satu tujuan: perjalanan mudik yang lebih tertib, lancar, dan selamat.

Titis mengimbau masyarakat untuk rutin memantau kanal resmi Kemenhub dan Ditjen Hubdat agar tidak tertinggal jadwal pendaftaran.

“Kami minta masyarakat terus mengikuti informasi di website resmi agar bisa segera mendaftar saat dibuka,” katanya.

Dari sisi keselamatan, Kemenhub memperketat rampcheck atau inspeksi kendaraan sebelum beroperasi. Tak hanya bus, kesiapan awak juga menjadi bagian dari pemeriksaan.

Terminal pun dipersiapkan sebagai simpul utama pergerakan. Pemerintah mendorong masyarakat naik dan turun di terminal, bukan di pinggir jalan.

Direktur Prasarana Transportasi Jalan Toni Tauladan menegaskan, setiap bus yang masuk terminal wajib melewati prosedur standar.

“Di terminal selalu ada proses rampcheck. Jika kendaraan dan awak memenuhi persyaratan laik jalan, barulah mendapat izin jalan dari kepala terminal,” ujar Toni.

Untuk mempercepat dan memantau proses inspeksi, Kemenhub mengoperasikan sistem Terminal on System (TOS) di 115 terminal tipe A yang melayani AKAP. Lewat sistem ini, status uji berkala kendaraan dan perizinan trayek bisa dipantau secara daring.

“Jika di TOS statusnya hijau, kendaraan langsung diproses. Jika belum memenuhi, akan diperiksa ulang secara manual,” jelas Toni.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar memilih angkutan yang telah melalui prosedur resmi.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.