MENU
Museumnya Diresmikan Prabowo, Siapa Marsinah?
WA FB
Inspiratif

Museumnya Diresmikan Prabowo, Siapa Marsinah?

T Editor : Tigor Munthe | 16 May 2026 | 14:10 WIB
Museumnya Diresmikan Prabowo, Siapa Marsinah?
Patung Marsinah. (Foto: tangkapan layar)

Marsinah berusaha membantu ke-13 rekannya dan bahkan berikrar untuk mengadukan Kodim ke pengadilan. 

Malam itu, Marsinah pergi — dan tidak pernah kembali.

Pada 8 Mei 1993, jasad Marsinah ditemukan di sebuah gubuk di Desa Wilangan, Kabupaten Nganjuk, dalam keadaan penuh luka yang menunjukkan bekas penyiksaan. 

Hasil autopsi menunjukkan Marsinah meninggal akibat pendarahan hebat. 

Luka pada tubuhnya juga menunjukkan adanya upaya untuk membuat kematiannya tampak seperti kasus kekerasan seksual, agar motif pembunuhan terkait aktivisme buruh tidak terungkap.  Keadilan yang Tak Pernah Tuntas Pada Oktober 1993, delapan petinggi dan karyawan CPS ditangkap aparat. 

Salah satunya adalah Direktur PT CPS Judi Susanto yang ditetapkan sebagai tersangka. 

Namun proses penyidikan dinilai dipenuhi kejanggalan. Kasus pembunuhannya hingga kini masih menjadi misteri, meskipun beberapa tersangka pernah diadili namun kemudian dibebaskan karena kurangnya bukti. Pelaku sesungguhnya tak pernah dihukum. Keadilan tak pernah benar-benar datang. Warisan yang Hidup Lebih Lama dari Penguasa Marsinah dianugerahi penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun 1993 sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya membela hak asasi manusia. 

Namanya kemudian diabadikan dalam film, lagu, dan berbagai karya seni sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. 

Presiden Prabowo Subianto kemudian menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. Kini, sebuah museum berdiri atas namanya — di tanah yang sama tempat ia pernah berjuang. (A08)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.