Para peneliti memperkirakan panjang satu hari saat ini bertambah sekitar 1,33 milidetik setiap 100 tahun akibat perubahan iklim.
Walaupun terlihat kecil, angka tersebut menunjukkan adanya pergeseran massa yang sangat besar di sistem Bumi. Para ilmuwan menyebut perlambatan ini sebagai salah satu yang paling signifikan dalam jutaan tahun terakhir.
Penelitian juga mengungkap bahwa jika emisi gas rumah kaca terus meningkat, pengaruh perubahan iklim terhadap rotasi Bumi berpotensi melampaui efek alami yang selama ini ditimbulkan oleh gravitasi Bulan pada akhir abad ke-21.
Berpengaruh pada Teknologi Modern
Perubahan rotasi Bumi memiliki dampak terhadap berbagai sistem teknologi yang membutuhkan ketepatan waktu sangat tinggi, antara lain sistem navigasi GPS, sinkronisasi jaringan komunikasi global, jam atom internasional, serta navigasi satelit dan wahana antariksa.
Para ilmuwan menegaskan bahwa fenomena ini menjadi bukti bahwa aktivitas manusia kini tidak hanya memengaruhi lingkungan dan iklim, tetapi juga dinamika fisik planet secara keseluruhan.
Perubahan rotasi Bumi dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia. Bendungan Three Gorges di China serta percepatan pencairan es akibat perubahan iklim menjadi dua contoh nyata bagaimana redistribusi massa dalam skala besar dapat memengaruhi pergerakan planet.
Meski dampaknya sangat kecil bagi kehidupan sehari-hari, fenomena tersebut memiliki arti penting bagi dunia sains, navigasi, dan teknologi modern. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.