MENU
Optimalkan Kualatanjung, Bobby Nasution Usul Pemisahan Fungsi dengan P...
WA FB
Regional

Optimalkan Kualatanjung, Bobby Nasution Usul Pemisahan Fungsi dengan Pelabuhan Belawan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 22 Jan 2026 | 19:45 WIB
Optimalkan Kualatanjung, Bobby Nasution Usul Pemisahan Fungsi dengan Pelabuhan Belawan
Gubernur Bobby (kiri)

Medan, Sinata.id - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan urgensi integrasi antara kawasan industri dan infrastruktur pelabuhan guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam audiensi bersama jajaran Direksi PT Danareksa (Persero) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (22/1/2026). Bobby mengusulkan penyatuan sistem antara Kawasan Industri Medan (KIM), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Pelabuhan Kualatanjung, dan Pelabuhan Belawan. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan jalur transportasi yang efisien serta memangkas beban pajak tambahan bagi pelaku usaha saat barang keluar dari kawasan ekonomi. "Kita ingin mengusulkan sistem di mana produk dari kawasan ekonomi mendapatkan kemudahan otomatis hingga ke luar negeri. Jangan sampai begitu keluar area, muncul pajak baru yang memberatkan pelaku usaha," ujar Bobby. Terkait infrastruktur maritim, Gubernur mengusulkan pembagian peran yang spesifik antara Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kualatanjung. Menurutnya, pemisahan fungsi secara jelas diperlukan agar kedua pelabuhan dapat berkembang secara optimal tanpa saling tumpang tindih, sekaligus memanfaatkan letak geografis Sumut yang strategis di pasar internasional. Integrasi ini diharapkan dapat menjadikan Sumatera Utara sebagai pusat industri terpadu di gerbang barat Indonesia. Hal ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% melalui dukungan terhadap petani dan pelaku usaha lokal. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Yadi Jaya Ruchandi, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pengembangan kawasan industri di Sumatera Utara. Saat ini, Danareksa sedang dalam proses pengajuan pengelolaan sejumlah kawasan industri agar manajemen operasional dapat berjalan lebih optimal. "Kedatangan kami untuk memastikan aksi korporasi berjalan baik, termasuk operasional dan penertiban pengelolaan air bawah tanah di Kawasan Industri Medan," kata Yadi. Selain optimalisasi aset yang sudah ada, Yadi mengungkapkan bahwa PT Danareksa tengah menjajaki pengembangan kawasan industri baru di Tanjung Kasau. Investasi ini diproyeksikan untuk memperluas jangkauan sektor industri di wilayah Sumatera Utara di bawah manajemen Danareksa. (A58)
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.