“Pak Poo membaca disertasi saya dengan penuh perhatian dan mengaitkannya dengan perjuangan hidupnya. Itu momen yang mempererat batin kami,” ujar Tunjung.
Bagaimana Prosesi Ditutup
Acara ditutup dengan penyalaan pelita di altar utama Wihara Mendut, sebagai simbol semangat perjuangan almarhum yang akan terus menyinari jalan generasi penerus.
Harapan PA GMNI
DPP PA GMNI mengajak seluruh kader dan alumni GMNI untuk meneruskan teladan hidup almarhum: hidup sederhana, membumi, berpihak pada rakyat, dan menjaga kebhinekaan serta keutuhan bangsa.
“Selamat jalan Bung Murdaya. Cahaya pengabdianmu akan terus menyala dalam perjuangan kami untuk Indonesia yang berkeadilan dan berkeadaban.” sebutnya. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.