Beberapa personel dialihkan memperkuat tim reserse.
Satu nama menjadi catatan khusus: seorang pria berinisial G, yang diduga sebagai pengendali jaringan.
“Saya tidak mau hanya pemain figuran yang kita amankan. Yang saya cari sutradaranya,” demikian ujarnya.
Usai menyapu dua titik utama di Gang Kasih dan Gang Pahlawan, operasi malam itu ditutup.
Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti dibawa ke Polrestabes Medan.
Namun penutupan operasi bukan berarti penutupan cerita.
Jermal XV, kata Jean Calvin, adalah wilayah yang selama ini dianggap “kebal sentuhan” dan justru itu alasan kawasan ini akan terus menjadi fokus.
Kapolrestabes juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang mendukung langkah aparat.
Ia memastikan, pengejaran terhadap dalang utama peredaran narkoba dan perjudian masih terus berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Jermal XV terpantau aman dan kondusif. [dfb]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.