MENU
PDI Perjuangan Buka Data APBN 2026, Dana MBG Jadi Sorotan Publik
WA FB
Nasional

PDI Perjuangan Buka Data APBN 2026, Dana MBG Jadi Sorotan Publik

J Editor : Jansen Siahaan | 02 Mar 2026 | 23:37 WIB
PDI Perjuangan Buka Data APBN 2026, Dana MBG Jadi Sorotan Publik
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati. (lamanresmidpr)

Jakarta, Sinata.id — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) mengungkap bahwa pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026 bersumber dari pos anggaran pendidikan.

Partai tersebut meminta pemerintah memastikan kualitas pendidikan dasar dan fasilitas sekolah tidak terdampak akibat pengalihan anggaran.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, dalam konferensi pers pada 25 Februari 2026, memaparkan bahwa anggaran MBG mencapai sekitar Rp223,5 triliun. Dana tersebut disebut berasal dari total anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun.

Menurut Esti, penyampaian informasi ini bertujuan meluruskan anggapan yang berkembang di publik mengenai sumber pendanaan program MBG yang selama ini dikira berasal dari efisiensi kementerian.

Menanggapi polemik tersebut, Wasekjen DPP PDI Perjuangan Adian Napitupulu menegaskan bahwa alokasi dana untuk Badan Gizi Nasional (BGN) memang berasal langsung dari pos pendidikan. Hal itu, kata dia, telah sesuai dengan ketentuan dalam Perpres Nomor 118 Tahun 2025 serta Undang-Undang APBN.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan anggaran pendidikan seharusnya tetap memprioritaskan kebutuhan dasar sekolah dan kesejahteraan guru.

“Karena itu, PDI Perjuangan mendorong pemerintah menjaga transparansi sekaligus memastikan mutu layanan pendidikan tidak menurun akibat kebijakan tersebut,” sebut Anggota DPR ini seperti dilansir Senin (2/3/2026).

PDI Perjuangan juga menilai keterbukaan data penting dilakukan agar publik dapat memantau penggunaan anggaran negara, terutama pada program baru yang menyerap dana besar seperti MBG. (A02)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.