Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, yang menjadi tokoh sentral dalam perjuangan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, saya baru saja menerima kabar resmi dari Setneg terkait terbitnya izin prakarsa penyusunan Rancangan Peraturan Presiden tentang perubahan atas Perpres Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama,” ujarnya.
Pembentukan Ditjen Pesantren bukan hanya urusan birokrasi, tetapi juga simbol pengakuan negara terhadap peran santri dalam sejarah panjang bangsa Indonesia. [zainal/a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.