Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya kalangan muda, agar lebih selektif dan waspada dalam menggunakan aplikasi digital. Menurut Andina, tren atau konten yang tampak menghibur di awal belum tentu aman dalam jangka panjang.
“Perlu dipelajari dulu apakah aplikasi tersebut memiliki implikasi hukum atau risiko lain. Jangan langsung percaya pada hasilnya, karena sesuatu yang awalnya terlihat sekadar hiburan bisa berdampak buruk bagi generasi muda ke depan,” pungkasnya. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.