MENU
Pemkab Tapteng Minta Maaf, dan Pastikan Anggaran Beasiswa Ada Ditampun...
WA FB
Regional

Pemkab Tapteng Minta Maaf, dan Pastikan Anggaran Beasiswa Ada Ditampung

R Editor : Redaksi Sinata | 18 May 2025 | 20:36 WIB
Pemkab Tapteng Minta Maaf, dan Pastikan Anggaran Beasiswa Ada Ditampung
Pemkab Tapteng akhirnya memenuhi undangan DPRD untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait informasi pemberhentian beasiswa berprestasi.

Tapteng, Sinata.id - Pemkab Tapteng akhirnya memenuhi undangan DPRD untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait informasi pemberhentian beasiswa berprestasi bagi putra-putri Tapteng yang berasal dari keluarga kurang mampu.

RDP dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani dan dihadiri oleh anggota DPRD dari lintas fraksi secara tertutup.

Mewakili Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, hadir Sekda Tapteng Erwin Hotmansah Harahap.

Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani yang dikonfirmasi usai RDP menjelaskan, di awal rapat dipertanyakan alasan Pemkab Tapteng menghentikan beasiswa tersebut. Apalagi hal itu dilakukan terhadap mahasiswa semester akhir, atau semester 8.

Mendengar pertanyaan tersebut kata Rivai, Sekda Tapteng Erwin Hotmansah Harahap mengaku heran, darimana para mahasiswa mendapat informasi tersebut. Pasalnya kata Erwin, hingga kini APBD Pemkab Tapteng belum berjalan.

Rivai kemudian menjawab pertanyaan Sekda Tapteng tersebut, dengan menyebut nama Kasubbag Kesra Tapteng Abdul Hamid Tanjung, sesuai pengakuan para mahasiswa.

“Langsung saya jawab, bahwa mahasiswa mendapat informasi itu dari Kasubbag Kesra, Abdul Hamid Tanjung lewat pesan WhatsApp kepada mahasiswa, yang mengatakan bahwa beasiswa prestasi mereka dihentikan karena efesiensi anggaran,” ungkapnya.

Mendengar itu lanjut Rivai, Pemkab Tapteng melalui Sekda Erwin Harahap meminta maaf atas kecerobohan Kasubbag Kesra tersebut.

Lalu Erwin mengungkapkan, bahwa pada Perkada (Peraturan Kepala Daerah atau Peraturan Bupati/Perbup) tentang penjabaran APBD tahun 2025 ini, Pemkab Tapteng telah mengalokasikan anggaran untuk 104 penerima beasiswa.

Menariknya kata Rivai, menurut pengakuan Erwin, pada masa kepemimpinan Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta, beasiswa tersebut sudah direncanakan untuk tidak dibayarkan, dampak dari beberapa faktor.

Beberapa faktor itu diantaranya, seiring dengan banyaknya orang tua yang mempertanyakan tentang anaknya yang tidak mendapat beasiswa, padahal berprestasi dan dari keluarga kurang mampu.

Kemudian, jumlah penerima beasiswa berubah dari tahun ke tahun, juga tidak sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Untuk Tahun 2021 penerima beasiswa berjumlah 124 orang. Tahun 2022 turun menjadi 107 orang, karena ada yang tidak memenuhi persyaratan. Baik terkait IP (Indeks Prestasi) dan tingkat disiplin dari penerima.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.