"Oleh sebab itu kami melihat BBPVP Medan sebagai mitra strategis untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan ini. Apalagi fasilitas yang dimilikinya sangat luar biasa lengkap seperti pelatihan barista, pelatihan untuk dunia perhotelan, restoran, bahkan ada pelatihan smart analysis hingga artificial intelligence,"bilang Rico Waas.
Dengan berbagai pelatihan yang dapat di ikuti oleh lulusan SMA hingga Sarjana itu, Rico Waas berharap dapat meningkatkan keahlian (soft skill) dari para calon pekerja.
"Soft skill ini penting, karena perusahaan saat ini tidak hanya melihat ijazah, tetapi juga kemampuan tambahan seperti bahasa, pelayanan, dan keahlian teknis lainnya,"pungkas Rico Waas.
Sementara itu M.Yahya Zaini selaku Ketua Tim memuji keseriusan Wali Kota Medan Rico Waas dalam menyelesaikan masalah ketenagakerjaan yang ada di wilayahnya.
"Jarang ada Kepala Daerah yang begitu peduli terhadap Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, ini menunjukkan Wali Medan sangat serius dalam mengatasi permasalahan tenaga kerja ini"ujarnya.
Selain itu, Yahya juga mengungkapkan kunjungan yang dilakukan Komisi IX DPR RI ini guna memastikan pelatihan vokasi di Kota Medan berjalan dengan lancar.
"kami datang kemari untuk memastikan BBPVP Medan berjalan dengan baik dalam memberikan pelatihan dan membuka peluang bekerja bagi masyarakat,"ungkapnya.
Dalam kunjungan kerja itu juga dilakukan peninjauan untuk melihat sejumlah fasilitas yang dimiliki BBPVP Medan. (sn7)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.