MENU
Penanganan Pasca Bencana di Tapteng, Butuh Puluhan Alat Berat Tambahan
WA FB
Regional

Penanganan Pasca Bencana di Tapteng, Butuh Puluhan Alat Berat Tambahan

M Editor : Messi | 11 Dec 2025 | 00:53 WIB
Penanganan Pasca Bencana di Tapteng, Butuh Puluhan Alat Berat Tambahan
Kondisi alat berat yang dikerahkan Pemkab Tapteng pasca banjir bandang di Kecamatan Tukka, Tapteng beberapa hari lalu. (Foto: Diskominfo Tapteng)

Tapteng, Sinata.id – Pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu menyatakan butuh puluhan alat berat untuk melakukan pemulihan dan perbaikan di daerah itu.

Hal itu disampaikan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu salah satu cara dalam waktu dekat yang harus dilakukan pihaknya untuk penanganan bencana alam yang terjadi di daerah tersebut.

"Penanganan berikutnya adalah memperbanyak alat berat, karena ada sekitar 27 alat berat yang ada di Tapteng itu jumlahnya masi sangat kurang," kata Masinton kepada wartawan, Senin (8/12/2025) di Pandan.

Estimasi puluhan alat berat yang masi dibutuhkan untuk penanganan di daerah itu pasca dilanda banjir bandang dan longsor, karena bencana yang terjadi cukup sangat parah.

"Karena sebagian wilayah Tapteng, perlu alat berat, untuk membuka akses, baik itu jalan, sungai yang dipenuhi oleh kayu-kayu, dan untuk menggeser lumpur, timbunan tanah-tanah longsor dan menormalisasi sungai, dan memperbaiki jalan serta memperbaiki jembatan," kata Masinton.

Hingga saat ini, lanjut Masinton, setelah melakukan perhitungan, pihaknya telah mengkalkulasi dan perlu paling sedikit 20 alat berat untuk menangani kondisi di Tapteng pasca dilandan bencana.

"Kami sedang menghitung, kebutuhannya kami sedang hitung, jenis-jenisnya, minimal 20 alat berat lagi harus ada gitu," ucapnya.

Sementara itu, untuk penanganan pengungsi, Masinton menyatakan sedang mencari lokasi untuk para pengungsi untuk dapat di huni tetap sementara.

"Kami sedang mencari lokasi, beberapa lokasi untuk hunian tetap sementara," sebut Masinton. (A1)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.