MENU
Percepat Identifikasi Korban Bus ALS, Keluarga Diminta Datangi Posko D...
WA FB
Regional

Percepat Identifikasi Korban Bus ALS, Keluarga Diminta Datangi Posko DVI di RS Bhayangkara Palembang

T Editor : Tigor Munthe | 07 May 2026 | 19:13 WIB
Percepat Identifikasi Korban Bus ALS, Keluarga Diminta Datangi Posko DVI di RS Bhayangkara Palembang
Polda Sumatera Selatan membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang. (Foto: Humas Polri)

Palembang, Sinata.id – Polda Sumatera Selatan membuka Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang.

Guna mempercepat proses identifikasi korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Posko DVI mulai beroperasi setelah 16 jenazah korban tiba di RS Bhayangkara Palembang dari RS Siti Aisyah Lubuk Linggau pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kabid Dokkes Polda Sumsel, Andrianto mengatakan pihak keluarga korban diminta segera datang ke posko dengan membawa dokumen identitas maupun data pendukung untuk membantu proses pencocokan identitas.

“Keluarga korban dapat membawa KTP, kartu keluarga, ijazah, maupun dokumen lain yang memuat identitas korban. Data medis seperti rekam medis, data gigi, foto terbaru, atau ciri khusus pada tubuh korban juga sangat membantu proses pencocokan,” ujarnya.

Setibanya di rumah sakit, seluruh jenazah langsung ditempatkan di ruang pendingin sebelum menjalani pemeriksaan oleh tim DVI.

Andrianto menjelaskan, tim identifikasi telah dibentuk sejak pagi dan diperkuat personel dari Jakarta.

Total terdapat tujuh dokter forensik bersama 30 personel pendukung yang mulai bekerja sejak pukul 08.00 WIB.

“Kami membentuk tim sejak pagi yang juga diperkuat personel dari Jakarta,” jelasnya.

Menurutnya, proses identifikasi membutuhkan ketelitian tinggi lantaran sebagian besar korban mengalami luka bakar akibat kecelakaan yang disertai kebakaran hebat.

Tim DVI melakukan pemeriksaan ciri fisik awal sebelum memasuki tahap rekonsiliasi, yakni mencocokkan hasil pemeriksaan dengan data primer yang diberikan keluarga korban.

“Yang kami utamakan adalah ketepatan identifikasi. Proses rekonsiliasi dilakukan secara menyeluruh agar identitas korban benar-benar dapat dipastikan secara ilmiah,” katanya.

Ia menyebut, sejumlah jenazah saat ini sudah mendekati hasil identifikasi pasti. Namun pengumuman resmi tetap menunggu hasil verifikasi akhir sesuai prosedur DVI Polri.

Pihak kepolisian menegaskan, jenazah baru akan diserahkan kepada keluarga setelah identitas korban dipastikan valid dan terverifikasi secara resmi.

Hingga kini, proses identifikasi masih terus berlangsung di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang dengan melibatkan tim DVI secara penuh dan profesional. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.