Oleh: Ps Dion Panomban.
Kehidupan iman dalam keluarga tidak dapat dilepaskan dari peran orang tua. Melalui saat teduh Abba Home Family pada Kamis, 12 Maret 2026, umat diingatkan bahwa tanggung jawab utama mendidik anak dalam iman kepada Tuhan berada di tangan orang tua, bukan semata-mata gereja.
Renungan yang disampaikan Ps Dion Ponomban mengangkat firman Tuhan dari Ulangan 7:1-6, yang menegaskan bahwa umat Tuhan dipanggil untuk hidup kudus dan setia hanya menyembah Tuhan, bukan allah lain.
Firman ini sekaligus menjadi peringatan bahwa meninggalkan Tuhan dan mengikuti berhala dapat membawa dampak buruk bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi generasi berikutnya.
Orang Tua Memegang Peran Utama dalam Pendidikan Iman
Dalam kehidupan keluarga Kristen, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk memperkenalkan Tuhan kepada anak-anak mereka sejak dini.
Kisah tentang pertolongan Tuhan, mukjizat, dan penyertaan-Nya dalam kehidupan keluarga perlu terus diceritakan kepada anak. Hal ini penting agar mereka mengenal siapa Tuhan yang disembah oleh keluarga mereka.
Jika orang tua tidak menceritakan karya Tuhan, anak-anak dapat kehilangan arah iman dan mudah dipengaruhi oleh nilai-nilai dunia yang menjauhkan mereka dari Tuhan.
Prinsip Penting dari Ulangan 7:1-6
Ada beberapa prinsip rohani yang dapat dipetik dari firman Tuhan dalam bagian ini.
Pertama, Tuhan ingin umat-Nya hidup berbeda dari bangsa lain dengan tetap setia kepada-Nya.
Kedua, Tuhan memperingatkan agar umat-Nya tidak berkompromi dengan penyembahan kepada allah lain, karena hal tersebut dapat menyesatkan generasi berikutnya.
Ketiga, umat Tuhan dipanggil untuk menghancurkan segala bentuk berhala dalam kehidupan mereka, baik secara fisik maupun secara rohani.
Berhala pada masa kini tidak selalu berupa patung, tetapi bisa berupa uang, kekuasaan, kesenangan dunia, atau apa pun yang menggantikan posisi Tuhan di hati manusia.
Sikap Orang Tua terhadap Pasangan Hidup Anak
Firman Tuhan dalam ayat 3-4 juga menegaskan pentingnya menjaga iman dalam hubungan pernikahan. Pasangan hidup yang tidak memiliki iman yang sama dapat membawa pengaruh yang menjauhkan seseorang dari Tuhan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.