MENU
Peringatan Alkitab untuk Orang Tua: Jangan Biarkan Anak Menjauh dari T...
WA FB
Religi

Peringatan Alkitab untuk Orang Tua: Jangan Biarkan Anak Menjauh dari Tuhan

F Editor : Ferry SP Sinamo | 13 Mar 2026 | 02:12 WIB
Peringatan Alkitab untuk Orang Tua: Jangan Biarkan Anak Menjauh dari Tuhan
Pastor Dion Panomban.

Karena itu, orang tua perlu membimbing anak-anak mereka agar memilih pasangan yang takut akan Tuhan dan memiliki nilai iman yang sejalan.

Bimbingan ini bukan untuk mengatur hidup anak secara berlebihan, tetapi untuk menjaga agar iman keluarga tetap terpelihara.

Menghancurkan Berhala dalam Kehidupan

Ulangan 7:5 memberikan perintah yang tegas agar mezbah berhala dihancurkan. Secara rohani, hal ini berarti setiap orang percaya harus berani meninggalkan segala sesuatu yang membuat hubungan dengan Tuhan menjadi jauh.

Berhala modern bisa berupa ambisi yang berlebihan, kecanduan dunia digital, atau hal lain yang lebih diutamakan daripada Tuhan.

Menghancurkan berhala berarti menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan keluarga.

Dipanggil Menjadi Umat yang Kudus

Dasar utama mengapa umat Tuhan harus hidup kudus dijelaskan dalam ayat 6. Tuhan memilih umat-Nya untuk menjadi bangsa yang kudus dan kesayangan-Nya.

Pilihan Tuhan ini bukan karena kehebatan manusia, tetapi karena kasih dan anugerah-Nya.

Karena itu, hidup kudus bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk respons kasih kepada Tuhan yang telah terlebih dahulu memilih dan mengasihi umat-Nya.

Pentingnya Kesaksian dalam Keluarga

Kesaksian hidup orang tua memiliki pengaruh besar dalam membentuk iman anak-anak.

Ketika anak melihat orang tua berdoa, membaca firman Tuhan, dan hidup dalam kasih, mereka akan belajar bahwa iman bukan sekadar teori, tetapi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Keluarga yang menjadikan Tuhan sebagai pusat hidup akan menjadi tempat yang kuat untuk membentuk generasi yang takut akan Tuhan.

Iman tidak diwariskan melalui kata-kata saja, tetapi melalui teladan hidup. Anak-anak belajar tentang Tuhan pertama kali bukan dari mimbar gereja, tetapi dari kehidupan orang tua mereka di rumah.

Karena itu, jadikan rumah sebagai altar keluarga, tempat di mana firman Tuhan diceritakan, doa dinaikkan, dan kasih Tuhan dirasakan setiap hari.

Sebab ketika orang tua setia berjalan bersama Tuhan, mereka tidak hanya membangun iman mereka sendiri, tetapi juga menyiapkan generasi yang akan tetap setia kepada Tuhan di masa depan.(A27).

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.