Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila merupakan kompas moral yang membimbing bangsa menghadapi perubahan zaman.
Keberagaman Indonesia yang tersebar di lebih dari 17 ribu pulau menjadi bukti bahwa persatuan dapat terus terjaga melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Selain memperkuat persatuan nasional, Indonesia juga dinilai memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian dunia. Melalui politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus berkontribusi dalam berbagai misi perdamaian, mediasi konflik, serta memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penindasan.
BPIP turut mengajak generasi muda menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam keseharian. Nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, gotong royong, dan persatuan diharapkan tidak berhenti sebagai konsep, tetapi diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata.
Pesan serupa juga ditujukan kepada para pemimpin di tingkat pusat maupun daerah. Setiap kebijakan publik diharapkan berorientasi pada keadilan sosial, kesejahteraan masyarakat, serta perlindungan terhadap kelompok rentan.
Selain itu, seluruh elemen bangsa diajak terus menjaga harmoni sosial dengan menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di berbagai daerah berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. (SN10/SN13/SN18/SN24)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.