MENU
Pesona Gebyak Wayang Topeng Malang 2025 yang Penuh Getaran Gaib
WA FB
Nasional

Pesona Gebyak Wayang Topeng Malang 2025 yang Penuh Getaran Gaib

R Editor : Redaksi Sinata | 09 Nov 2025 | 19:24 WIB
Pesona Gebyak Wayang Topeng Malang 2025 yang Penuh Getaran Gaib
Boon Pring berubah menjadi ruang spiritual saat Gebyak Wayang Topeng Malang digelar. Asap dupa dan musik gamelan menciptakan energi gaib. (Ist)

“Bagi kami, para pelaku topeng bukan hanya penari, tapi pewaris nilai luhur masyarakat Jawa Timur. Gebyak bukan sekadar pertunjukan, melainkan napas kehidupan dalam tradisi bersih desa dan hajatan rakyat,” tuturnya.

Kolaborasi Seni dan Ekonomi Kreatif

Pada hari kedua, panggung kembali hidup dengan lima kelompok lain, yakni Padepokan Mangun Dharma, Asmoro Bangun, Madyo Laras, Ngesti Pandowo, dan Mantraloka. Masing-masing menghadirkan kekhasan tersendiri, memperkaya ragam gaya Topeng Malang yang terbentuk dari karakter tiap wilayahnya.

Namun pesona festival tak berhenti di panggung. Di area Boon Pring, masyarakat menikmati Pasar Deling yang menampilkan produk UMKM, pameran Ekraf, lomba band pelajar, hingga pemutaran film lokal. Semua berpadu menjadi ekosistem budaya yang menghidupkan kembali denyut ekonomi kreatif daerah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto, menegaskan pentingnya menjadikan budaya sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

“Festival Ekraf adalah wujud sinergi antara seniman, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat. Kesenian seperti Tari Topeng Malang tidak hanya harus lestari, tapi juga memberi manfaat nyata bagi pariwisata dan ekonomi lokal,” jelasnya.

Festival ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Malang bukan hanya punya alam indah, tapi juga jiwa yang menari di antara tradisi dan kemajuan. Dan dari panggung kecil di Turen, gema Topeng Malang kembali menggema, dari desa hingga dunia. [a46]


penulis: zainal efendi sumber: -

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.