MENU
Petani Tapian Dolok Gelar Aksi Damai, Pemkab Simalungun Belum Beri Res...
WA FB
Simalungun

Petani Tapian Dolok Gelar Aksi Damai, Pemkab Simalungun Belum Beri Respons

J Editor : Jansen Siahaan | 09 Feb 2026 | 21:57 WIB
Petani Tapian Dolok Gelar Aksi Damai, Pemkab Simalungun Belum Beri Respons
Albert Saragih (berdiri) saat menerima Forum Organisasi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih

Simalungun, Sinata.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun hingga Senin (9/2/2026) belum menyampaikan tanggapan resmi terkait aksi damai yang dilakukan sejumlah kelompok tani dari Kecamatan Tapian Dolok beberapa waktu lalu.

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Simalungun, Albert Saragih, menyampaikan bahwa pihaknya masih memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, sebelum menyampaikan pernyataan resmi kepada publik.

“Kami akan segera menyampaikan informasi. Jika tidak hari ini, paling lambat besok. Kami masih melakukan koordinasi dengan pimpinan. Mohon maaf atas keterlambatan ini,” ujar Albert kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Albert menjelaskan, Pemkab Simalungun telah membuka komunikasi dengan perwakilan kelompok tani yang melakukan aksi. Pemerintah, kata dia, bersikap terbuka dan berkomitmen untuk menyampaikan informasi secara transparan setelah memperoleh kejelasan.

“Komunikasi sudah dilakukan dengan salah satu pimpinan aksi. Apabila informasi sudah lengkap dan jelas, tentu akan kami sampaikan kepada publik,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan Bupati Anton, Pemkab Simalungun juga akan menjalin koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Korem 022/ Pantai Timur dan Polres Simalungun, guna memastikan penanganan aspirasi masyarakat berjalan kondusif.

Sebelumnya, Forum Organisasi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, pada Senin (2/2/2026). Aksi tersebut bertujuan menyampaikan sejumlah tuntutan dan aspirasi kelompok tani kepada pemerintah daerah.

Albert menargetkan, dalam waktu dekat sudah ada kejelasan mengenai respons pemerintah atas aspirasi tersebut. Ia berharap pertemuan dengan seluruh pihak terkait dapat segera dilaksanakan.

“Mudah-mudahan hari ini sudah ada perkembangan informasi terkait aspirasi yang disampaikan. Kami mengupayakan pada 9 Februari ini sudah ada jawaban resmi,” ujarnya. (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.