Banda Aceh, Sinata.id – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh periode 2024-2029 resmi dilantik dalam suasana khidmat di Aula Mawardi Nurdin, Lantai IV Kompleks Pemerintah Kota Banda Aceh, Rabu (10/6/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Wali Kota Iliza Sa'aduddin Djamal, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, kepala sekolah, tokoh pendidikan, serta ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Pengurus PGRI Kota Banda Aceh yang diketuai Sulaiman Bakri, dilantik langsung oleh Wakil Ketua PGRI Aceh, Agus Jumaidi. Prosesi pelantikan berlangsung tertib dan khidmat dengan rangkaian pembacaan surat keputusan, pengucapan sumpah jabatan, serta penyerahan pataka organisasi sebagai simbol amanah kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Sulaiman menegaskan komitmennya untuk membawa PGRI Banda Aceh menjadi organisasi profesi yang semakin maju, solid, dan responsif terhadap kebutuhan para guru. Menurutnya, kepengurusan yang baru akan fokus memperkuat fungsi organisasi sebagai wadah perjuangan, perlindungan, dan pengembangan profesionalisme guru di Banda Aceh.
“PGRI harus terus hadir sebagai organisasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota serta berkontribusi terhadap kemajuan dunia pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Agus Jumaidi, berharap kepengurusan baru dapat menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia menilai PGRI memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang seiring perubahan zaman.
Wali Kota Iliza, menekankan bahwa guru merupakan ujung tombak pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, peran guru sangat strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi. Karena itu, PGRI diharapkan terus berkontribusi melalui berbagai program peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
“Pemko Banda Aceh siap bersinergi dan berkolaborasi dengan PGRI dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan organisasi profesi guru menjadi modal penting dalam memajukan dunia pendidikan,” kata Iliza.
Dukungan terhadap peran strategis PGRI juga ditunjukkan melalui kehadiran perwakilan Disdik Aceh. Instansi tersebut berharap PGRI Kota Banda Aceh dapat menjadi mitra aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung berbagai program pengembangan guru di daerah.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.