MENU
πŸ“Siantar πŸ“Simalungun πŸ“Medan πŸ“Singkil πŸ“Taput πŸ“Sibolga
Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel Siagakan ASEAN U-19 Boys Bank Sumu...
WA FB
Regional

Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel Siagakan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026

Y Editor : Yusri | 01 Jun 2026 | 19:01 WIB
Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel Siagakan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026
IMG-20260601-WA0098

Medan, Sinata.id - Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan "ASEAN U19 Toba-2026" untuk mengamankan penyelenggaraan ajang internasional ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 yang berlangsung pada 1-13 Juni 2026 di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Sebanyak 2.081 personel diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 1.320 personel Polri dan 761 personel unsur instansi terkait yang meliputi TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta petugas pengamanan internal (steward).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif yang didukung fungsi intelijen, preemtif, serta penegakan hukum guna memastikan seluruh rangkaian kejuaraan internasional berjalan aman dan lancar.

"Operasi ASEAN U19 Toba 2026 dilaksanakan untuk menjamin keamanan seluruh peserta, official, perangkat pertandingan, suporter, hingga masyarakat yang terlibat dalam kegiatan. Kami ingin memastikan event internasional ini berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses sehingga mampu memberikan citra positif bagi Sumatera Utara di mata nasional maupun internasional," ujar Ferry, Senin (1/6/2026).

Menurut Ferry, pengamanan tidak hanya difokuskan pada stadion tempat pertandingan berlangsung, tetapi juga mencakup seluruh lokasi pendukung yang menjadi bagian dari kegiatan kejuaraan.

Sejumlah objek yang menjadi prioritas pengamanan antara lain Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan Medan, Stadion Madya Atletik, Stadion Mini Pancing, Stadion Kebun Bunga, Lapangan Cadika, serta sejumlah hotel tempat menginap peserta dan official.

Selain itu, pengamanan juga mencakup seluruh rangkaian kegiatan seperti pertandingan sepak bola, sesi latihan, konferensi pers, ASEAN Football Festival, hingga seremoni pembukaan dan penutupan.

Ferry menjelaskan, pola pengamanan dilakukan dengan sistem berlapis melalui pembagian zona pengamanan yang terdiri dari Ring 1, Ring 2, dan Ring 3.

Ring 1 meliputi area dalam stadion dan lapangan pertandingan, Ring 2 mencakup area gerbang masuk dan selasar stadion, sedangkan Ring 3 berada di area luar stadion, kantong parkir, serta akses jalan menuju venue pertandingan.

"Setiap penonton yang memasuki stadion akan melalui pemeriksaan ketat untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, laser, maupun atribut yang berpotensi memicu gangguan keamanan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.