MENU
Polisi Dalami Dugaan Hubungan Asmara AKBP Basuki dan Dosen Untag yang...
WA FB
News

Polisi Dalami Dugaan Hubungan Asmara AKBP Basuki dan Dosen Untag yang Tewas Misterius

R Editor : Redaksi Sinata | 20 Nov 2025 | 17:42 WIB
Polisi Dalami Dugaan Hubungan Asmara AKBP Basuki dan Dosen Untag yang Tewas Misterius
Kmatian dosen Dwinanda Linchia Levi, semakin mencurigakan, polisi mengungkap dugaan hubungan asmara dengan AKBP Basuki. (Ist)

“AKBP B dipatsus 20 hari mulai 19 November hingga 8 Desember,” kata Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Saiful Anwar.

Saiful menegaskan bahwa penempatan khusus itu untuk memastikan pemeriksaan berjalan objektif dan transparan.

“Tidak ada pengecualian dalam penegakan aturan,” tegasnya.

Dugaan Hubungan Asmara Menguat

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengonfirmasi adanya relasi pribadi yang lebih dari sekadar rekan.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan Basuki, hubungan asmara itu sudah berlangsung sejak 2020.

“Benar, mereka punya hubungan intens. AKBP B sudah berkeluarga, sedangkan korban masih lajang,” ujarnya.

Hubungan itu bahkan disebut berlangsung lama dan erat, sehingga keduanya kerap saling berkunjung dan diduga tinggal di lokasi yang sama.

Ada Tanda “Aktivitas Berlebihan”

Temuan awal autopsi yang disampaikan secara lisan memunculkan dugaan baru: Levi mengalami pecah jantung akibat aktivitas fisik berlebihan sesaat sebelum meninggal.

Namun penyidik belum berani membuka kesimpulan resmi sebelum mendapatkan penjelasan tertulis dari dokter forensik.

“Kami menunggu penjelasan ahli forensik. Tidak bisa parsial,” kata Artanto.

Mahasiswa Geruduk Polda

Ratusan mahasiswa Untag datang ke Mapolda Jateng menuntut transparansi.

Mereka menyoroti sederet kejanggalan, seperti korban ditemukan tanpa busana, posisi tubuh tergeletak di lantai, adanya saksi kunci dari unsur polisi, korban dan saksi tercatat satu KK, dugaan hilangnya barang pribadi korban, dan terlambatnya informasi ke kampus dan keluarga.

Mahasiswa khawatir ada bagian-bagian penting dari kronologi yang hilang atau disembunyikan.

“Kami pastikan tidak ada penyidik yang bermain-main dalam kasus ini,” jawab Kabid Propam Saiful Anwar kepada mahasiswa.

Bantahan Basuki

Dalam keterangannya kepada wartawan, Basuki membantah tuduhan asmara.

Ia berdalih hanya merasa iba pada Levi setelah orang tua korban meninggal.

“Saya sudah tua. Tidak ada hubungan seperti yang orang pikirkan,” katanya.

Ia juga menyebut sempat membawa Levi ke rumah sakit pada Minggu (16/11/2025), namun keesokan paginya menemukan korban dalam kondisi mengenaskan.

Basuki mengaku tidak memahami apa yang menyebabkan Levi meninggal selain kondisi kesehatannya.

Penyelidikan Pidana Berlanjut

Ditreskrimum Polda Jateng kini mengambil alih penuh penyidikan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.