MENU
Prabowo Ingin Bahasa Prancis dan Portugis Diajarkan di Sekolah, Kemend...
WA FB
Nasional

Prabowo Ingin Bahasa Prancis dan Portugis Diajarkan di Sekolah, Kemendikdasmen Mulai Kaji Penerapannya

T Editor : Tigor Munthe | 29 May 2026 | 12:20 WIB
Prabowo Ingin Bahasa Prancis dan Portugis Diajarkan di Sekolah, Kemendikdasmen Mulai Kaji Penerapannya
Prabowo tiba di Paris. (Foto: Setneg)

JAKARTA, Sinata.id  – Presiden Prabowo Subianto menginginkan pelajar Indonesia menguasai lebih banyak bahasa asing sebagai bekal menghadapi perkembangan global.

Selain bahasa Inggris, Prabowo mendorong agar bahasa Prancis dan bahasa Portugis mulai diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia.

Keinginan tersebut disampaikan Prabowo dalam sejumlah pertemuan kenegaraan dengan pemimpin dunia.

Saat melakukan kunjungan ke Prancis, Prabowo bahkan mengaku telah menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia.

"Saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," ujar Prabowo saat berpidato di Istana Élysée, Paris.

Menurut Prabowo, hubungan Indonesia dan Prancis terus berkembang, terutama di bidang pertahanan, sains, teknologi, serta pendidikan.

Karena itu, penguatan kemampuan bahasa dinilai dapat mendukung kerja sama kedua negara di masa mendatang.

Tak hanya bahasa Prancis, Prabowo juga mendorong pengajaran bahasa Portugis di sekolah-sekolah Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, di Istana Merdeka pada Oktober 2025.

Prabowo menyebut keputusan tersebut merupakan bentuk keseriusan Indonesia dalam memperkuat hubungan dengan Brasil yang dinilai sebagai salah satu mitra strategis penting.

"Sebagai bukti bahwa kami memandang Brasil sangat penting, saya telah memutuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa dalam sistem pendidikan Indonesia," kata Prabowo.

Ia juga mengaku telah meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Menteri Pendidikan Tinggi untuk mulai mempersiapkan pengajaran bahasa Portugis di sekolah-sekolah Indonesia.

Kemendikdasmen Masih Mengkaji Menanggapi arahan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan kajian terkait kemungkinan penerapan bahasa Portugis sebagai mata pelajaran bahasa asing pilihan.

Menurut Abdul Mu'ti, kajian tersebut merupakan bagian dari pengembangan pembelajaran bahasa asing di sekolah.

Saat ini, bahasa Inggris masih menjadi bahasa asing utama dalam kurikulum pendidikan nasional.

Pemerintah juga berencana mulai mengajarkan bahasa Inggris sejak kelas 3 sekolah dasar pada 2027, dengan pelatihan guru dilakukan mulai 2026.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.