Jakarta, Sinata.id - Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital di ruang kelas.
Presiden menegaskan renovasi sekolah harus diikuti modernisasi sistem belajar mengajar.
“Saya tidak mau berhenti di situ. Sekolah yang sudah diperbaiki pun harus kita tambah kualitasnya. Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart classroom,” ujar Prabowo, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, saat ini sebagian sekolah baru memiliki satu hingga dua perangkat layar digital.
Karena itu, pemerintah menargetkan penambahan tiga hingga empat perangkat lagi di setiap sekolah agar proses belajar semakin interaktif.
“Berarti target kita masih tiap sekolah mungkin 3, 4 lagi. Tahun ini kita perjuangkan 3 tambahan ke seluruh Indonesia. Dengan demikian interaktif, silabus-silabus ada di software membantu semua,” katanya.
Prabowo menjelaskan, sistem digital itu akan memudahkan guru dan murid mengakses materi pelajaran kapan saja. Materi dapat diulang kembali sewaktu-waktu sehingga pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan efektif.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan studio pembelajaran terpusat di Jakarta yang menghadirkan pengajar terbaik, termasuk penutur asli untuk bahasa asing.
Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa siswa sejak usia dini.
“Nanti kita ada studio pusat di Jakarta. Guru-guru terbaik, umpamanya bahasa Inggris ya. Kita ambil native speaker... bahasa Mandarin begitu,” ucapnya.
Presiden menargetkan anak-anak Indonesia mampu menguasai Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan sejumlah bahasa asing lainnya mulai dari tingkat sekolah dasar. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.