MENU
Prabowo Klaim Pemerintah Habis-Habisan Tangani Bencana Aceh–Sumatera
WA FB
Nasional

Prabowo Klaim Pemerintah Habis-Habisan Tangani Bencana Aceh–Sumatera

R Editor : Redaksi Sinata | 02 Jan 2026 | 15:24 WIB
Prabowo Klaim Pemerintah Habis-Habisan Tangani Bencana Aceh–Sumatera
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan habis-habisan menangani bencana Aceh–Sumatera. (Ist)

Sinata.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam menangani dampak bencana yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera. Penegasan itu disampaikan saat Presiden meninjau langsung pembangunan hunian sementara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden memastikan bahwa percepatan pembangunan hunian menjadi prioritas utama negara sebagai bagian dari agenda pemulihan pascabencana.

Pemerintah, kata Prabowo, tidak ingin penanganan berjalan setengah-setengah dan telah menyiapkan anggaran dalam skala besar untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal.

“Kita (Pemerintah) memandang ini sangat serius, dan akan habis-habisan membantu, dan anggaran sudah disiapkan cukup besar untuk mengatasi masalah ini,” ujar Prabowo di hadapan jajaran kementerian dan lembaga terkait.

Presiden meninjau langsung sejumlah unit hunian sementara berukuran 4,5 meter x 4,5 meter yang dibangun dalam waktu relatif singkat.

Ia menilai kecepatan pembangunan tersebut sebagai capaian yang patut diapresiasi, namun menekankan bahwa kualitas dan kenyamanan hunian tetap harus menjadi perhatian utama.

Menurut Prabowo, aspek teknis seperti suhu panas akibat atap seng perlu mendapat solusi yang sederhana, efektif, dan berbasis potensi lokal.

Ia mendorong penggunaan material tradisional yang mudah diperoleh di lapangan agar hunian lebih layak ditempati tanpa menambah beban biaya.

“Tidak perlu bahan mahal. Bisa pakai anyaman, ijuk, atau bahan tekstil sederhana di bawah seng. Ini soal kreativitas orang-orang di lapangan,” katanya.

Selain menyoroti aspek teknis, Presiden juga menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam pelaksanaan pemulihan pascabencana.

Ia meminta agar seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga lembaga penanggulangan bencana, bekerja dalam satu garis komando yang jelas.

Koordinasi yang ketat, lanjut Prabowo, diperlukan agar penggunaan sumber daya negara benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan tumpang tindih program di lapangan.

“Tanya pemda, tanya gubernur, tanya bupati, koordinasikan dengan BNPB. Semua resource harus benar-benar bermanfaat, tidak mubazir, dan segera membantu rakyat,” tegasnya.

Kunjungan tersebut menegaskan bahwa pemerintah pusat menempatkan pemulihan bencana AcehSumatera sebagai agenda strategis nasional, dengan pendekatan terstruktur, terkoordinasi, dan berbasis keputusan langsung dari kepala negara. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.