“Pengembalian kendaraan dan seluruh administrasi telah diselesaikan. Hal ini juga sudah kami laporkan kepada Menteri Dalam Negeri,” ujarnya.
Rudy menambahkan, pihaknya terbuka terhadap kritik dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi dalam pengambilan kebijakan ke depan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan Timur atas polemik yang terjadi.
“Kami mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan. Kami siap menerima kritik dan saran demi perbaikan ke depan,” ucapnya.
Anggaran Dialihkan ke Sektor Prioritas
Rudy memastikan anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk mobil dinas akan dialihkan ke sektor yang lebih prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kegiatan sosial.
Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, ia mengaku tetap dapat menjalankan tugas menggunakan kendaraan pribadi.
“Kami tetap bisa bekerja dengan fasilitas yang ada. Tidak ada kendala,” tegasnya. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.