Sinata.id - Profil Khalid Basalamah, sosok pendakwah yang namanya melejit di Indonesia berkat gaya dakwahnya yang lugas, rujukan ilmiah yang kuat, dan kemampuannya memanfaatkan teknologi digital.
Dengan jutaan penonton ceramah daring dan reputasi sebagai tokoh gerakan Salafi, ia menjadi salah satu dai paling berpengaruh di Tanah Air.
Berikut adalah profil Khalid Basalamah dan biografi lengkapnya, yang menyoroti perjalanan hidup dari masa kecil hingga kiprah bisnis, aktivitas dakwah, penghargaan, kontroversi, hingga kehidupan pribadi, dirangkum Sinata.id, Selasa (16/9/2025).
Khalid Zeed Abdullah Basalamah, adalah nama lengkap dari Khalid Basalamah, lahir pada 1 Mei 1975 di Ujung Pandang (sekarang Makassar), Sulawesi Selatan. Ia adalah putra dari ustaz Zeed Abdullah Basalamah (1940–2020), pendiri Masjid dan Pondok Pesantren Addaraen di Makassar.
Ibu kandungnya meninggal dunia pada 1979, ketika Khalid baru berusia empat tahun. Setelah beberapa tahun, ayahnya menikah kembali dengan dokter A. Kasmawati Tahir Z. Basalamah (lahir 1957), seorang tokoh yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI pengganti antar waktu periode 2004–2009 dari Partai Bintang Reformasi.
Keluarga Basalamah dikenal sebagai keturunan Arab-Hadramaut yang menjaga tradisi keagamaan kuat. Lingkungan religius inilah yang membentuk fondasi keilmuan dan spiritualitas Khalid Basalamah sejak usia dini.
Masa Kecil dan Pendidikan Awal
Khalid menjalani pendidikan dasar dan sebagian pendidikan menengah di Makassar. Ia bersekolah di pondok pesantren hingga kelas dua SMP. Memasuki kelas tiga SMP, pamannya mengirim Khalid ke Kairo, Mesir, untuk melanjutkan pendidikan.
Setelah itu, ia meneruskan SMA di Madinah, Arab Saudi. Lingkungan Madinah memberinya kesempatan mendalami ilmu agama langsung di pusat keilmuan Islam.
Tahun 1994–1998, Khalid Basalamah menempuh pendidikan S-1 Dakwah di Universitas Islam Madinah.
Setelah lulus, ia kembali ke Makassar, mengabdikan ilmu yang diperolehnya.
Kemudian, ia menyelesaikan gelar magister di Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan meraih gelar doktor (S3) dari Universitas Tun Abdul Razak, Malaysia.
Pendidikan yang ditempuhnya menjadi bekal kokoh untuk kiprahnya sebagai penceramah dan pengajar.
Awal Karier Dakwah
Kiprah dakwah Khalid Basalamah dimulai sekitar 1999 ketika ia mengisi khutbah Jumat di tempatnya mengajar sambil menempuh pendidikan master.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.