MENU
Puan Terima Ketua MPR Tiongkok, Bahas Bencana di RI hingga Isu Global
WA FB
Nasional

Puan Terima Ketua MPR Tiongkok, Bahas Bencana di RI hingga Isu Global

G Editor : Gunawan Purba | 03 Dec 2025 | 22:37 WIB
Puan Terima Ketua MPR Tiongkok, Bahas Bencana di RI hingga Isu Global
Puan saat menerima kunjungan Ketua MPR Tiongkok

Jakarta, Sinata.id — Ketua DPR RI, Puan Maharani, menerima kunjungan Ketua Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat (MPR) Tiongkok (CPPCC), Wang Huning, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Pada pertemuan, Puan menyinggung berbagai bencana yang tengah terjadi di Indonesia serta situasi di kawasan Asia.

Wang Huning dan delegasinya tiba sekitar pukul 16.23 WIB, Rabu (3/12/2025), usai menghadiri pertemuan dengan Ketua MPR RI. Puan menyambut langsung kedatangan mereka dan memperkenalkan sejumlah anggota DPR yang turut hadir.

Setelah itu, kedua pimpinan menandatangani piagam kehadiran sebelum masuk ke agenda pertemuan bilateral selama kurang lebih setengah jam.

“Yang Mulia H.E. Wang Huning, selamat datang di DPR RI. Saya senang dapat berjumpa kembali sejak pertemuan kita di Beijing pada Mei tahun lalu. Terima kasih telah membalas kunjungan tersebut,” ujar Puan membuka dialog.

Ia menekankan bahwa kunjungan Wang mencerminkan komitmen Tiongkok untuk terus memperkuat hubungan strategis dengan Indonesia. Puan memastikan komitmen serupa juga dimiliki oleh DPR RI.

Dalam pertemuan itu, Puan menyoroti isu penting yang menuntut kolaborasi antar negara, seperti meningkatnya bencana banjir dan longsor yang melanda Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara, serta konflik geopolitik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

“Krisis iklim dan konflik global terus menjadi fokus perhatian kita. Di Indonesia, dampak krisis iklim sudah sangat serius. Saat ini berbagai wilayah sedang dilanda banjir dan longsor,” ucap Puan.

Ia mengingatkan perlunya upaya global yang lebih kuat untuk menjalankan komitmen penanganan krisis iklim. Selain itu, Puan menyatakan pentingnya penyelesaian damai bagi berbagai konflik internasional, termasuk di Timur Tengah, Semenanjung Korea, perang Rusia-Ukraina, dan krisis lainnya.

Puan juga menyoroti peran Tiongkok sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Indonesia, kata Puan, siap memperluas kerja sama dengan Tiongkok dalam menjaga stabilitas global dan mendorong perdamaian dunia.

“Termasuk menghentikan genosida di Palestina dan mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina melalui Solusi Dua Negara,” tegasnya.

Ia turut menyinggung usia hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok yang kini memasuki 75 tahun. Menurut Puan, Tiongkok merupakan mitra strategis Indonesia, baik di tingkat kawasan maupun global. Ia juga menyebut kunjungan Presiden Prabowo ke Beijing pada September lalu sebagai bukti eratnya hubungan kedua negara.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.