Lebih jauh, kepala cabang diketahui memberikan user ID teller kepada eksekutor yang merupakan eks pegawai bank. Akses inilah yang menjadi pintu masuk sindikat untuk menyedot dana nasabah.
Kasus ini bukan hanya soal kerugian materil, tetapi juga tentang kredibilitas sistem keuangan nasional. Legislator menilai, tanpa pengawasan ketat, rekening dormant akan terus menjadi celah bagi kejahatan terorganisir.
“Kepercayaan publik adalah aset terbesar perbankan. Jangan sampai kasus serupa menggerus keyakinan masyarakat terhadap keamanan dana mereka,” tutup Tommy. (A46)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.