MENU
Rentetan Kasus Siswa Keracunan MBG di Berbagai Daerah
WA FB
Nasional

Rentetan Kasus Siswa Keracunan MBG di Berbagai Daerah

R Editor : Redaksi Sinata | 18 Sep 2025 | 17:27 WIB
Rentetan Kasus Siswa Keracunan MBG di Berbagai Daerah
Rentetan kasus keracunan massal siswa di enam daerah—Banggai Kepulauan, Lamongan, Garut, Sumbawa, Baubau, dan Gunungkidul—usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) memicu kekhawatiran publik. Evaluasi ketat standar kebersihan dan distribusi makanan jadi sorotan serius pemerintah pusat dan daerah. (Ilustrasi).

Dugaan awal menyebut ayam dengan bau tidak sedap sebagai penyebab utama.

Gunungkidul: 19 Siswa Keracunan di Tiga Sekolah

Pada Senin (15/9/2025), 19 siswa dari tiga sekolah di Semin, Gunungkidul, Yogyakarta, juga mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, memastikan sampel makanan langsung diuji di laboratorium untuk mengetahui penyebabnya.

Tuntutan Evaluasi Menyeluruh

Rangkaian peristiwa ini menjadi alarm serius bagi pemerintah pusat dan daerah.

Program MBG yang seharusnya meningkatkan gizi siswa justru memunculkan kekhawatiran publik.

Banyak pihak mendesak adanya pengawasan ketat terhadap kualitas bahan pangan, kebersihan dapur penyedia, hingga proses distribusi ke sekolah-sekolah.

Meski sebagian besar korban telah dipulangkan, gelombang kasus di enam wilayah ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam implementasi program nasional tersebut. (A46)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.