Langkah yang diambil Polri pun berhasil. Mereka berhasil memukul mundur para remaja yang bertingkah anarkis. Danrem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Agus Supriyono dan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak berhasil meredam aksi brutal tersebut.
AKBP Sah Udur Sitinjak mengatakan, 492 personel gabungan TNI, Polri dan Sat Pol PP dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di dua lokasi.
"Saat aksi unjuk rasa, tidak ada hal-hal negatif, dan semua berjalan baik. Namun, disaat hujan tadi, dimana massa sudah membubarkan diri, kita pun menurunkan penjagaan. Disaat itu ada beberapa warga mencoba melakukan provokasi, anggota tak ada yang terluka atas insiden itu dan kita masih mencari oknum tersebut," kata orang nomor satu di kepolisian Kota Pematangsiantar ini.
Usai massa benar-benar membubarkan diri, di Balai Bolon Lapangan H Adam Malik, anggota TNI membagikan beras kepada warga sekitar, termasuk pedagang kaki lima yang ada di sekitaran Balai Bolon.
Terpantau hingga pukul 18.20 WIB, sejumlah personel TNI dan Polri masih melakukan penjagaan di kantor DPRD Pematangsiantar.(SN11)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.