Jeirry menegaskan, penundaan hanya akan memperbesar risiko ketidakpastian hukum dan melemahkan kepercayaan publik terhadap demokrasi.
Di tengah waktu yang terus berjalan, polemik RUU Pemilu menjadi ujian serius bagi komitmen negara dalam menjaga kualitas demokrasi.
Tanpa langkah konkret, bukan hanya kualitas pemilu yang dipertaruhkan, tetapi juga legitimasi sistem demokrasi itu sendiri. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.