Jakarta, Sinata.id - Diare membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit penting. Karena itu, pemilihan makanan yang tepat menjadi langkah penting untuk membantu meredakan gejala sekaligus mencegah dehidrasi.
Kondisi diare umumnya menyebabkan tubuh kekurangan elektrolit seperti natrium dan kalium yang berperan menjaga fungsi organ.
Jika tidak ditangani dengan baik, kehilangan cairan yang berlebihan dapat memicu tubuh lemas, gangguan keseimbangan elektrolit, hingga dehidrasi, terutama pada anak-anak dan lansia.
Sejumlah jenis makanan diketahui relatif aman dikonsumsi saat diare karena mudah dicerna serta membantu memulihkan kondisi saluran pencernaan.
Pisang menjadi salah satu pilihan yang paling sering dianjurkan. Buah ini mengandung pektin, yaitu serat larut yang membantu menyerap kelebihan cairan di usus sehingga membantu memadatkan feses. Pisang juga kaya kalium yang dapat menggantikan elektrolit yang hilang selama diare.
Selain pisang, nasi putih juga kerap direkomendasikan. Makanan ini mengandung karbohidrat sederhana yang mudah dicerna serta memiliki kadar serat rendah, sehingga tidak membebani sistem pencernaan yang sedang sensitif. Pati dalam nasi juga membantu melapisi dinding lambung dan usus.
Roti tawar putih termasuk pilihan lain yang relatif aman. Proses pemanggangan membuat roti lebih mudah dicerna dan dapat membantu menyerap cairan berlebih di saluran pencernaan. Namun, roti dengan tambahan biji-bijian, mentega, atau selai tinggi gula sebaiknya dihindari saat diare.
Untuk membantu menggantikan cairan tubuh, sup atau kaldu ayam hangat juga bisa dikonsumsi. Kaldu mengandung mineral yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit serta memiliki tekstur ringan yang tidak membebani kerja lambung.
Sayuran seperti wortel juga dapat menjadi pilihan. Wortel yang direbus hingga lunak mengandung serat larut yang membantu menyerap cairan di usus. Selain itu, sayuran ini kaya vitamin A yang berperan dalam mendukung proses pemulihan tubuh.
Sumber karbohidrat lain yang mudah dicerna adalah kentang rebus tanpa kulit. Kentang mengandung kalium yang membantu menggantikan elektrolit yang hilang selama diare.
Agar tidak memperparah gejala, kentang sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan mentega, santan, atau bumbu yang tajam.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.