Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), pemerintah desa, serta kelompok tani. Salah satu implementasinya dilakukan melalui pelatihan pertanian di Desa Sopogadong yang diikuti 47 petani terpilih dari total 200 kandidat program tahun 2026.
Radianto menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.
“Kami percaya komitmen yang kuat serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi Dairi. Program-program ini membuktikan bahwa pembangunan sektor pertanian dapat berjalan beriringan dengan aktivitas industri pertambangan,” tutupnya. (SN21)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.