MENU
Satu per Satu Sekutu Putin Dipreteli AS, dari Bashar al-Assad hingga N...
WA FB
Berita

Satu per Satu Sekutu Putin Dipreteli AS, dari Bashar al-Assad hingga Nicolas Maduro

R Editor : Redaksi Sinata | 04 Jan 2026 | 19:02 WIB
Satu per Satu Sekutu Putin Dipreteli AS, dari Bashar al-Assad hingga Nicolas Maduro
Nicolas Maduro, Bashar al-Assad, Vladimir Putin. (Ist)

Sinata.id - Dalam pergeseran geopolitik yang kian tajam antara Amerika Serikat dan Rusia, beberapa sekutu utama Presiden Vladimir Putin yang selama ini menjadi pilar kekuatan Moskow kini menghadapi tekanan dan pembalikan nasib signifikan.

Dimulai dari Bashar al-Assad hingga penangkapan Nicolas Maduro, strategi Washington memperlemah jaringan Kremlin tampak semakin nyata.

Bashar al-Assad, Sekutu Tegar yang Runtuh

Dikutip dari Wikipedia pada Minggu (4/1/2025), Bashar al-Assad, yang memimpin Suriah sejak 2000 sebagai penerus otoritarianisme ayahnya, menjadi salah satu sekutu terdekat Rusia selama konflik sipil panjang di negaranya.

Di bawah rezim Assad, Suriah menghadapi perang saudara berdarah dan serangkaian tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil.

Rusia tidak hanya memberikan dukungan diplomatik, tetapi juga intervensi militer sejak 2015, menjadikan Suriah salah satu basis utama dalam strategi Putin di Timur Tengah.

Namun, setelah rezim Assad runtuh pada akhir 2024 akibat kombinasi tekanan militer oposisi dan krisis internal, Assad terpaksa melarikan diri ke Rusia, mencari perlindungan di bawah sayap Kremlin.

Eksil Assad di Moskow menandai berakhirnya era dominasi rezim yang pernah menjadi simbol kekuatan pro-Rusia di Timur Tengah.

Kini Assad hidup sebagai pengungsi politik yang bergantung sepenuhnya pada dukungan Putin, sementara pemerintahan baru Suriah mengajukan permintaan ekstradisi terhadapnya.

Putin Ditantang di Suriah Pasca Assad

Dilansir The Moscow Times, kejatuhan Assad dipandang oleh banyak pengamat sebagai pukulan strategis bagi Rusia.

Selama bertahun-tahun, Suriah menjadi medan di mana pengaruh Moskow diuji, tidak hanya melawan pemberontak dalam negeri tetapi juga menghadapi rival lain seperti AS, Turki, dan negara-negara Teluk.

Tanpa Assad secara resmi berkuasa, posisi Rusia di Suriah kini bergeser dari dominan menjadi fragmen, memaksa Putin menegosiasikan ulang basis militer dan perannya di kawasan tersebut.

Nicolas Maduro: Dari Sekutu Putin ke Target Penegakan Hukum AS

Sementara Assad perlahan kehilangan kekuasaannya, sekutu Putin lainnya, Presiden Venezuela Nicolas Maduro, mengalami nasib yang lebih dramatis.

Pada 3 Januari 2026, Maduro ditangkap oleh pasukan khusus Angkatan Darat Amerika Serikat (Delta Force) di Caracas dalam operasi yang mengejutkan dunia internasional.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.