Meningkatkan integritas pejabat agar tidak terjebak dalam gaya hidup glamor.
Dari Revolusi Prancis, Revolusi Rusia, kerusuhan Los Angeles, Arab Spring, hingga Reformasi 1998 di Indonesia, pola yang sama selalu muncul: ketika rakyat lapar dan pejabat kaya pamer harta, maka benturan sosial tak terhindarkan.
Penjarahan dalam sejarah bukan sekadar kriminalitas, melainkan ekspresi kemarahan terhadap ketidakadilan. Jika pemerintah tidak segera menutup jurang kesenjangan, sejarah bisa saja berulang. (A46)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.