Terhadap keadaan seperti itu, Marinus mempertanyakan kesiapan fasilitas kesehatan bagi kelompok rentan tersebut. Ia menegaskan, penanganan kesehatan lansia harus menjadi prioritas. Mengingat kondisi fisik dan psikologis lansia yang jauh lebih sensitif.
“Bagaimana menanganinya? Apa upaya tambahan yang disiapkan? Tentu penting adanya mekanisme penanganan medis yang responsif ketika warga binaan mengalami kondisi darurat,” tukasnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Komisi XIII DPR RI ungkap Marinus, berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan sarana, pembinaan, dan tata kelola pemasyarakatan. “Ini memang perlu kerja keras. Tetapi bukan berarti kita membiarkannya,” pungkasnya. (*)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.