“Kalau dugaan pelanggaran ini benar, wajar publik bertanya: apakah ada faktor lain di luar kompetensi yang menentukan hasil seleksi? Ini yang harus dibuka secara terang,” kata seorang pengamat kebijakan publik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pansel belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai informasi yang berkembang. Upaya konfirmasi yang dilakukan juga belum membuahkan hasil.
Ketika Sinata.id mengonfirmasi kepada salah seorang Panitia Seleksi, Timbul H. Simanjuntak, di kantornya, tidak berhasil. “Bapak lagi di luar kantor,” ujar salah seorang staf, Selasa (28/4/2026).
Minimnya penjelasan resmi dari pihak terkait dinilai dapat menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyarakat. Padahal, seleksi JPT merupakan proses strategis yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip meritokrasi, objektivitas, dan akuntabilitas.
Apabila dugaan-dugaan tersebut dapat diklarifikasi secara terbuka, diharapkan proses seleksi ini tetap berjalan sesuai ketentuan dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem yang berlaku.
Publik kini menanti penjelasan resmi dari pihak terkait guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel. (SN7/SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.