MENU
Sempat Diisukan \'Menghilang\', Bupati Aceh Tamiang: Tidak Semua Harus...
WA FB
Regional

Sempat Diisukan \'Menghilang\', Bupati Aceh Tamiang: Tidak Semua Harus Terlihat

R Editor : Redaksi Sinata | 09 Dec 2025 | 18:55 WIB
Sempat Diisukan \'Menghilang\', Bupati Aceh Tamiang: Tidak Semua Harus Terlihat
Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi. (Ist)

Sinata.id - Beredar isu di tengah masyarakat bahwa Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, tidak terlihat dalam penanganan banjir yang melanda wilayah tersebut. Menjawab sorotan itu, Armia Pahmi menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran pemerintah daerah tetap bekerja penuh di lapangan, meski tidak seluruh aktivitas penanganan terekspos ke ruang publik.

Armia menegaskan, pemerintah daerah tetap bergerak penuh di lapangan, meskipun tidak seluruh langkah penanganan muncul ke ruang publik.

Pernyataan itu disampaikan Armia untuk menjawab anggapan sebagian masyarakat yang menilai pemerintah daerah lambat atau seolah tidak hadir di tengah situasi darurat bencana.

Menurut Armia, sejak banjir pertama kali meluas, seluruh unsur telah dikerahkan secara terpadu.

Pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, serta masyarakat bahu-membahu menjalankan langkah-langkah darurat, mulai dari evakuasi warga terdampak, pendirian posko pengungsian, hingga distribusi logistik dan layanan kesehatan.

Armia menegaskan, prioritas utama pemerintah saat ini adalah kecepatan kerja dan keselamatan warga, bukan sekadar eksposur media.

Ia memastikan aktivitas penanganan berlangsung tanpa henti.

“Tidak semua yang kami kerjakan harus terlihat. Kami bekerja siang dan malam bersama semua elemen. Fokus kami adalah menyelamatkan warga, bukan mencari sorotan,” tegas Armia, Senin (9/12/2025).

Dalam keterangannya, Armia juga mengakui adanya sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari pasokan listrik yang belum sepenuhnya pulih, gangguan jaringan komunikasi, hingga distribusi bahan bakar minyak.

Menurutnya, hambatan tersebut merupakan bagian dari kompleksitas penanganan bencana yang harus dihadapi bersama, bukan diperdebatkan.

“Kondisi ini memang tidak sederhana. Tapi ini bukan waktu untuk saling menyalahkan. Semua sumber daya dan relasi yang kami miliki sudah kami kerahkan agar bantuan bisa mengalir ke Aceh Tamiang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Armia mengajak masyarakat untuk menjaga solidaritas dan kebersamaan di tengah situasi darurat.

Ia menekankan bahwa seluruh unsur, dari pemerintah hingga relawan, saat ini tengah bekerja untuk memperkuat pasokan logistik, membuka akses ke wilayah terisolasi, serta memulihkan infrastruktur secara bertahap.

“Ini bukan saatnya mencari siapa yang salah. Semua sedang bekerja. Yang terpenting sekarang adalah pemulihan dan memastikan warga terdampak mendapatkan penanganan yang layak,” katanya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.