3. Dalil Tentang Senyum adalah Sedekah
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur'an: "Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka.” (QS. Ali Imran: 159).
Ayat tersebut menjelaskan pentingnya bersikap lemah lembut dalam berinteraksi dengan sesama manusia. Selain itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda: "Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.”
Dari hadis ini kita jadi mengerti bahwa untuk bersedekah tidak selalu harus dengan apa yang kita punya, yaitu harta benda. Cukup dengan tidak membiarkan wajah kita terlihat kaku saat bertemu dengan sesama, yaitu dengan senyum.
4. Rasulullah sebagai Teladan Dalam Tersenyum
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dikenal sebagai pribadi yang ramah dan murah senyum. Beliau selalu menampilkan wajah yang menyenangkan ketika bertemu dengan sahabat-sahabatnya.
Para sahabat meriwayatkan bahwa Rasulullah bukan orang yang kasar dan keras hati. Beliau sering tersenyum kepada orang lain sehingga membuat orang-orang merasa nyaman berada di dekatnya.
Sikap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan bahwa seorang muslim hendaknya menampilkan wajah yang menyenangkan dan tidak menunjukkan wajah masam kepada orang lain.
5. Manfaat Senyum
Senyum memberikan berbagai manfaat, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Pertama, senyum dapat menciptakan hubungan yang baik. Senyum dapat mendekatkan hubungan antarindividu.
Orang yang murah senyum biasanya lebih mudah diterima dalam lingkungan sosial. Kemudian, senyum juga dapat mengurangi stres. Senyum dapat membantu seseorang merasa lebih tenang dan mengurangi tekanan pikiran.
Berikutnya, senyum juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri. Seseorang yang tersenyum cenderung terlihat lebih percaya diri. Selanjutnya, senyum mampu menumbuhkan suasana positif, yaitu dengan tersenyum kita dapat menyalurkan energi positif kepada orang lain.
Dan yang terakhir, serta tidak kalah penting, dengan tersenyum kita memperoleh pahala karena senyum memiliki nilai ibadah.
6. Dampak Kurangnya Senyum
Kurangnya kebiasaan tersenyum dalam kehidupan sosial dapat menyebabkan beberapa dampak negatif, seperti hubungan sosial menjadi kurang harmonis, menimbulkan kesan sombong, menyebabkan orang lain merasa tidak nyaman, dan juga bisa mengurangi rasa persaudaraan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.