MENU
Sepuluh Mahasiswa IAKN Tarutung Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama di M...
WA FB
Regional

Sepuluh Mahasiswa IAKN Tarutung Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama di Medan

M Editor : Messi | 23 Oct 2025 | 08:34 WIB
Sepuluh Mahasiswa IAKN Tarutung Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama di Medan
Sebanyak sepuluh mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung diberangkatkan untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama yang digelar Balai Diklat Keagamaan Medan.

 

Tarutung, Sinata.id —Sebanyak sepuluh mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung diberangkatkan untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama yang digelar Balai Diklat Keagamaan Medan. Pelepasan peserta dilakukan di Ruang Rapat Rektorat IAKN Tarutung, Senin (22/10/2025).

Mahasiswa yang dikirim berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK), Fakultas Ilmu Teologi (FIT), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Kristen (FISHK). Pelatihan ini diikuti oleh enam perguruan tinggi, antara lain UIN Sumatera Utara, UIN Syahada, UNIMED, USU, IAKN Tarutung, dan STAIN Madina, serta berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 25 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama dan mendukung pelaksanaan Asta Program Kementerian Agama RI Berdampak 2025–2029.

Kepala Biro AUAK, Dr. Sudirman Simanihuruk, M.Th, berpesan agar para mahasiswa mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta menerapkan nilai-nilai toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Rektor III, Dr. Hanna Dewi Aritonang, M.Th, turut mengingatkan peserta agar menjaga nama baik kampus dan mengikuti seluruh kegiatan dengan disiplin serta tanggung jawab.

Acara pemberangkatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara peserta dengan pimpinan IAKN Tarutung. (SN8)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.