MENU
Setia dan Benar dalam Hal Mamon, Kunci Berkat Sejati di Akhir Zaman
WA FB
Religi

Setia dan Benar dalam Hal Mamon, Kunci Berkat Sejati di Akhir Zaman

T Editor : Tumpal Pandapotan | 08 Oct 2025 | 05:15 WIB
Setia dan Benar dalam Hal Mamon, Kunci Berkat Sejati di Akhir Zaman
Pastor Dion Ponomban.

oleh: Pastor Dion Panomban Saat Teduh Abba Home Family, Rabu 8 Oktober 2025 — Saat Teduh Pagi Pagi ini kita kembali diingatkan tentang satu prinsip penting yang sering diabaikan banyak orang percaya, yaitu “Mamon yang tidak jujur.” Tuhan Yesus menyingkapkan bahwa kesetiaan dalam hal mamon — atau harta duniawi — menjadi ukuran penting bagi kedewasaan rohani kita.

Melalui firman ini, kita belajar empat alasan mengapa kita perlu benar dan setia dalam hal mamon.

Alasan 1: Hubungan dengan Allah dapat terganggu

Ketika seseorang tidak benar dalam hal keuangan, hubungannya dengan Tuhan bisa rusak. Bangsa Israel pernah mengalami hal itu — mereka menjauh dari Allah karena tidak setia dalam memberi, dan lebih mementingkan diri sendiri.

Tuhan menegur mereka melalui Maleakhi 1:6-14, “Kembalilah kepada-Ku,” kata Tuhan. Artinya, Tuhan rindu agar umat-Nya kembali hidup jujur, memberi dengan tulus, dan menempatkan Tuhan di atas segala kepentingan duniawi.

Alasan 2: Melepaskan hati dari dosa akhir zaman

Firman Tuhan dalam 2 Timotius 3:1-5 menubuatkan bahwa pada hari-hari terakhir, manusia akan menjadi pencinta uang dan diri sendiri. Ketika hati dikuasai oleh mamon, maka kasih menjadi dingin, keadilan diabaikan, dan alam pun ikut rusak karena kerakusan manusia.

Bencana, ketidakadilan, dan kekacauan sering bersumber dari cinta akan uang. Tetapi berkat sejati bukan terletak pada banyaknya harta, melainkan pada perubahan hidup menjadi semakin seperti Kristus.

Alasan 3: Dampak buruk dalam hidup orang yang tidak benar dalam mamon

Alkitab mencatat banyak contoh:

Saul kehilangan takhta karena ketidaktaatannya

Ananias dan Safira mati karena ketidakjujuran dalam persembahan.

Bangsa Israel ditolak Tuhan dalam banyak perkara karena hati mereka tidak tulus.

Ketika seseorang tidak setia dalam hal kecil seperti mamon, maka kehidupan rohaninya pun terguncang dan kehilangan kepercayaan dari Tuhan.

Alasan 4: Jalan menuju harta yang sesungguhnya

Lukas 16:11-12 menegaskan,“Jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?”

Kesetiaan dalam hal mamon bukan hanya soal keuangan, tetapi soal kepercayaan rohani. Tuhan ingin melihat apakah kita bisa dipercaya dengan hal-hal duniawi sebelum Ia menyerahkan berkat surgawi yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.